AS Klaim Tujuan Operasi Militer ke Iran Bukan Ubah Rezim

CIMAHI EKSPRES – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, pada Senin (2/3) menyampaikan bahwa Washington memang berharap adanya perubahan kepemimpinan di Iran. Namun, ia menegaskan bahwa pergantian rezim bukanlah sasaran utama dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

“Kami tentu ingin melihat rezim saat ini tergantikan. Seperti yang pernah disampaikan Presiden Donald Trump, beliau berharap rakyat Iran dapat memanfaatkan momentum ini untuk bangkit dan mengganti para pemimpin mereka,” kata Rubio kepada para jurnalis.

Walaupun demikian, Rubio menekankan bahwa operasi militer yang dilancarkan Washington memiliki tujuan berbeda yang lebih spesifik.

“Fokus utama dari misi ini adalah memastikan Iran tidak memiliki persenjataan yang dapat mengancam Amerika Serikat maupun sekutu-sekutu kami di kawasan. Itulah dasar dari tindakan yang kami ambil,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sasaran strategisnya adalah mencegah Iran mengembangkan atau menggunakan rudal balistik yang berpotensi membahayakan negara-negara tetangga, pangkalan militer AS, serta kepentingan dan kehadiran Amerika di wilayah tersebut.

Pada Sabtu (28/2), pasukan AS bersama Israel melakukan serangan ke berbagai titik di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Operasi tersebut mengakibatkan kerusakan besar dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, yang disebut sebagai langkah pertahanan diri.

Dalam peristiwa tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas bersama beberapa pejabat tinggi pemerintahan dan militer Iran lainnya. Informasi itu dikonfirmasi oleh otoritas setempat pada Minggu (1/3).

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras peristiwa tersebut. Ia menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan sinis yang melanggar norma moral kemanusiaan serta bertentangan dengan hukum internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *