Viktor Axelsen Pensiun karena Cedera Punggung, Tak Sempat Raih 1 Piala Bergengsi

CIMAHI EKSPRES – Karier bulutangkis tunggal putra andalan Denmark, Viktor Axelsen, resmi berakhir. Mantan tunggal putra nomor 1 dunia tersebut telah memutuskan untuk pensiun.

 

Dalam akun Instagram pribadinya, Axelsen mengumumkan keputusan ‘gantung raket’ tersebut, yang didasari oleh cedera punggung berkelanjutannya.

 

Cedera punggung sejak April 2025 tersebut membuatnya kerap melewatkan berbagai kejuaraan bulu tangkis, dan hingga April 2026 ini belum kunjung sembuh.

 

“Hari ini adalah hari yang tidak mudah untuk saya. Karena masalah punggung, saya tidak bisa lagi bersaing dan berlatih di tingkat teratas,” bunyi postingan Instagram sang peraih dua medali emas Olimpiade, Rabu 15 April 2026.

 

Viktor Axelsen mengaku sudah melakukan beberapa metode pemulihan termasuk operasi, perubahan metode latihan hingga menjalani perawatan lainnya untuk mengurangi rasa sakit di punggungnya.

 

Meski begitu, usaha tersebut tidak membuahkan hasil positif karena rasa sakit yang dia derita tidak berkurang.

 

Cedera tersebut menyebabkan sang pebulitangkis berusia 32 tahun kesulitan melakukan latihan maupun pertandingan secara normal.

 

“Menerima situasi saat ini sangatlah sulit. Tapi saya telah mendapatkan kesimpulan bahwa tubuh saya sudah tidak bisa melanjutkan,” tulisnya.

 

Sebelum keputusan pensiunnya ini, Axelsen sempat menduduki peringkat pertama dunia BWF untuk kategori tunggal putra.

 

Berbagai gelar turnamen badminton besar dunia pernah dirasakannya, termasuk All England, emas Olimpiade, Piala Thomas sampai BWF World Tour.

 

Axelsen sukses meraih dua medali emas Olimpiade secara beruntun di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.

 

Sebagai salah satu atlet bulu tangkis tersukses sepanjang sejarah, ia pun pernah merebut gelar kejuaraan dunia BWF tepatnya edisi Glasgow 2017 dan Tokyo 2022.

 

Pebulutangkis yang pada Maret 2026 menempati urutan 86 dunia BWF itu juga sempat menjuarai Piala Thomas pada 2016 di Kunshan.

 

Sayangnya masih ada satu gelar prestisius lain belum dimenangkan oleh Axelsen, yaitu kejuaraan beregu Piala Sudirman.

 

Bersama tim Denmark, Viktor berpartisipasi dalam Piala Sudirman 2013 yang berlangsung di Kuala Lumpur. Namun kiprah skuad Dinamit hanya sampai semifinal seusai takluk atas tim China dengan selisih 3-1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *