CIMAHI EKSPRES – Memasuki Ramadan 2026, kurma kembali menjadi menu wajib saat berbuka puasa bagi keluarga Indonesia. Namun di tengah konflik kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza dan Tepi Barat, banyak konsumen kini lebih berhati-hati dalam memilih produk, termasuk kurma.
Israel dikenal sebagai salah satu produsen kurma Medjool terbesar di dunia. Sebagian perkebunannya berada di wilayah pendudukan Tepi Barat. Karena itu, konsumen dianjurkan lebih cermat membaca label kemasan dan asal negara produksi sebelum membeli.
Memilih kurma yang diproduksi petani Palestina atau negara lain dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memastikan asal produk yang dikonsumsi. Berikut daftar rekomendasi kurma non-Israel dengan kualitas premium yang tersedia di pasar Indonesia.
Castle Farms Sukkari (Arab Saudi – Madinah)
Kurma Sukkari kerap dijuluki “kurma raja” karena rasa manisnya yang menyerupai madu dan teksturnya yang sangat lembut. Produk dari Madinah ini berwarna cokelat keemasan dengan daging empuk serta legit alami.
Varian ini cocok untuk konsumsi harian selama Ramadan karena rasanya kaya namun tidak getir.
Medjool Palestine King Dates (Palestina – Jericho)
Bagi pecinta kurma berukuran besar dengan daging tebal, Medjool asal Jericho ini menjadi pilihan utama. Produk ini diklaim berasal langsung dari petani Palestina.
Cita rasanya manis alami dengan tekstur padat dan juicy, sangat pas untuk mengembalikan energi setelah berpuasa seharian.
Lumico – Medjool Al Quds Classic (Palestina)
Varian ini menawarkan tekstur lembut dengan rasa karamel alami. Medjool Al Quds Classic dikenal memiliki daging yang lebih moist dan tidak berserat kasar, sehingga nyaman dikonsumsi semua usia.
Golden Palm Deglet Nour (Tunisia)
Kurma Deglet Nour asal Tunisia memiliki ciri khas warna lebih terang dengan tekstur agak renyah dan tidak terlalu lengket. Rasanya manis sedang, cocok bagi yang tidak menyukai rasa terlalu pekat.
Varian ini sering direkomendasikan sebagai camilan sehat untuk keluarga.
Date Crown Khalas (Uni Emirat Arab)
Kurma Khalas dari UEA memiliki ukuran lebih kecil dibanding Medjool, namun teksturnya sangat lembut dan sedikit basah (moist). Sensasi “meleleh” di mulut menjadi daya tarik utama produk ini.
Berari Bam (Iran)
Kurma Bam berwarna hitam pekat dan memiliki tekstur sangat lembut hampir seperti selai di bagian dalam. Rasanya manis ringan, cocok bagi yang ingin menghindari rasa terlalu tajam.
Kurma Madu Namibia (Afrika Selatan)
Kurma dari wilayah Namibia mulai populer di Indonesia. Rasanya segar dengan konsistensi daging buah yang stabil, menjadi alternatif menarik selain kurma Timur Tengah.
Tips Menghindari Produk Asal Israel
Agar tidak keliru saat berbelanja:
- Periksa negara asal pada label kemasan (country of origin).
- Hindari produk dengan barcode yang diawali angka 729, yang merupakan kode negara Israel.
- Teliti nama perusahaan eksportir yang tertera pada kemasan.
- Pilih distributor yang mencantumkan asal produksi secara transparan.
Dengan lebih cermat membaca label, konsumen dapat menentukan pilihan sesuai preferensi masing-masing.







